
I love the way that your heart breaks , with every injustice and deadly fate Praying it all be new and living like it all depends on you
sebagian dari lirik lagu "Again" ini seolah menasbihkan Lacey Mosley, sang frontwoman sebagai songwriter yang mampu menyuarakan kegelapan dan kegelisahan menjadi lebih anggun dan elegan. Tak seperti kompatriotnya di Paramore, Hayley Williams, Mosley cenderung statis dalam penulisan liriknya. Hampir semua lirik dan lagu Flyleaf berangkat dari kegelisahan dan bukan kegembiraan.
Flyleaf lewat Lacey Mosley lebih membumi, lebih feminim dan lebih menyuarakan keretakan batin.
"Again" yang jadi 1st single album "Memento Mori" yang arti lepasnya kira-kira ; "remember you'll die" ini sangat sah mewakili isi otak seorang Mosley, sang pejuang feminisme yang spontan berteriak lebih lantang mewakili sisi jiwa yang gelap dan kusam.
sebuah pesan lagi dari Mosley yang ada dalam lagu "Again" adalah manusia adalah pejuang, pada saat semuanya tidak pasti karena ketidakmampuan manusia, sandarkan jiwa dan raga kepada-Nya:
Only surrender will help you now I love you please see and believe again....
Flyleaf lewat Lacey Mosley lebih membumi, lebih feminim dan lebih menyuarakan keretakan batin.
"Again" yang jadi 1st single album "Memento Mori" yang arti lepasnya kira-kira ; "remember you'll die" ini sangat sah mewakili isi otak seorang Mosley, sang pejuang feminisme yang spontan berteriak lebih lantang mewakili sisi jiwa yang gelap dan kusam.
sebuah pesan lagi dari Mosley yang ada dalam lagu "Again" adalah manusia adalah pejuang, pada saat semuanya tidak pasti karena ketidakmampuan manusia, sandarkan jiwa dan raga kepada-Nya: