Jumat, 31 Oktober 2008

Musik Kita Lagi Sakit


Istilah musik 'menye-menye' sekarang lagi beredar dimana-mana, menggantikan istilah 'musik melayu' yang seakan menohok rahang sendiri dalam kajian istilahnya, '..kita kan orang timur,orang melayu..' kata salah satu teman baik saya.
Mangkenye, istilah 'menye-menye' itu jadi satu solusi pembenaran, padahal, jujur saya, saya lebih suka mengistilahkan atau lantang berkata bahwa : Musik Indonesia Lagi Sakit!! Parah lagi!! stadium 4 kah? (hehe maap, buta istilah kedokteran)

Belum lagi tayangan musik yang menjajah tv-tv lewat serangkaian band dengan 'lirik membunuhnya', tapi sayang, membunuh satu sisi kreatifitas, merusak 'gendang telinga', merontokkan saraf-saraf strategis, hahaha, intinya : jalan mundur lah kita..

Obatnya, menurut teman saya lagi, mungkin cukup manjur :
1. tutup telinga rapat-rapat, pejamkan mata, ingat wajah cantik Nadia Hutagalung
2. kompres dengan air dingin sekitar pelipis kiri, sambil melirik gambar Maria Ozawa di desktop komputer
3. pintar-pintar lah memilih frekuensi radio favorit dan lincah-lincahlah menekan tombol tv

Kamu pilih yang mana? menurutku, semua masuk akal, tapi, weits, jangan keburu nyerah dulu, masih ada segelintir band yang menurut saya juga bisa menjadi 'penyelamat' sekaratnya musik indonesia, itupun jika diberi kesempatan.

Iya, bener, salah satunya adalah Monkey To Millionaire, band jebolan LA Indiefest yang sebentar lagi akan merilis album baru bertitel 'Lantai Merah',..

Sudah begitu, mending coba disedot & didengar dah !! takutnya telinga kita makin parah..hahaha

monkey to millionaire-merah